Pada tahun 1950, di tengah kehancuran akibat Perang Korea, Sersan Süleyman menemukan seorang gadis kecil yang setengah membeku, tanpa orang tua dan tanpa pertolongan yang terlihat, dan ia mempertaruhkan nyawanya sendiri untuk menyelamatkannya, menyelundupkannya ke pangkalan militer dan menjauhkannya dari bahaya.












